Tidore. Kamis 10 September 2026 – Dampak nyata dari kemarau panjang meliputi kesulitan mendapatkan air bersih untuk mandi, minum, dan memasak, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepada wartawan RakyatBersatu, Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan lewat BPBD Kota Tidore Kepulauan terus Gencar menyalurkan kebutuhan air bersih ke masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah Kota Tidore Kepulauan. Lewat BPBD menyalurkan bantuan berupa ,,,,,,, unit untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi semua warga yang terdampak kekeringan.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilakukan oleh dinas BPBD Kota Tidore Kepulauan tersebut sudah berjalan 3 bulan di setiap kampung yang terkena dampak kekeringan di Kota Tidore Kepulauan di Kecamatan.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan lewat BPBD akan terus memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak
Lanjut kadis BPBD “Kekeringan terjadi di tiga kecamatan yang menjadi sasaran penanganan yang beberapa titik yakni di Kecamatan Tidore yaitu kelurahan Kelurahan Topo, Kelurahan Gurabunga,, Kelurahan Fola Rora, Kelurahan Kolaodi. Kecamatan Tidore Utara, Kelurahan Lada Ake, Kelurahan Rum Bali bunga, dan kecamatan Tidore Timur di kelurahan jiko cobo, ” ucap Kadis BPBD Muhammad Abubakar
Lawat bantuan air bersih kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan berharap dapat mengurangi beban masyarakat dan dapat membantu masyarakat yang terdampak kekeringan air bersih dapat melewati musih kemarau yang berkepanjangan.












